Strategi Guru PAI dalam Pembentukan Akhlak Siswa melalui Pengelolaan Pembelajaran dan Budaya Religius di MTs Darussalam Al Mubarok Cianjur

Authors

  • Diansyah Permana Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur
  • Siti Rohmah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur
  • Dina Noviani Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur
  • Maswiyah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur
  • Syifa Ramdani Faujiah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur

DOI:

https://doi.org/10.35719/managiere.v4i2.2438

Keywords:

PAI Teacher Strategies, Learning Management, Religious Culture, Islamic Morals, Character Education

Abstract

This study examines the strategies implemented by Islamic Education (PAI) teachers in shaping students’ moral character through the management of learning and the strengthening of a religious school culture at MTs Darussalam Al Mubarok Cianjur. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation to understand how pedagogical planning, classroom management, and religious habituation programs support character formation. The findings reveal that PAI teachers employ three integrated strategies: exemplary behavior, habituation of religious practices, and affective approaches that build emotional closeness with students. These strategies are reinforced by a well-managed religious school environment, principal support, and structured programs such as daily Quran recitation, congregational prayers, and routine mentoring. Challenges encountered include variations in student motivation and limited instructional time. Overall, the study highlights that effective learning management combined with a strong religious culture plays a crucial role in fostering students’ Islamic morals and disciplined behavior.

Penelitian ini mengkaji strategi yang diterapkan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk akhlak siswa melalui pengelolaan pembelajaran dan penguatan budaya religius di MTs Darussalam Al Mubarok Cianjur. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memahami bagaimana perencanaan pembelajaran, manajemen kelas, serta program pembiasaan religius mendukung proses pembinaan akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan tiga strategi yang saling terintegrasi, yaitu keteladanan, pembiasaan praktik keagamaan, dan pendekatan afektif yang membangun kedekatan emosional dengan siswa. Strategi tersebut diperkuat oleh budaya madrasah yang religius, dukungan kepala madrasah, serta kegiatan terstruktur seperti tadarus harian, salat berjamaah, dan pembinaan rutin. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi perbedaan motivasi siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan pembelajaran yang efektif dan budaya religius yang kuat berperan penting dalam pembentukan akhlak Islami siswa. 

References

Ali, A. (2023). Pendidikan akhlak dan karakter sebagai landasan teori pendidikan karakter bangsa Indonesia. HAWARI: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam, 2(1), 38–47. https://doi.org/10.35706/hw.v2i1.5310

Al-Abrasyi, M. A. (2017). Ruh al-Tarbiyah wa al-Ta’lim fi al-Islam. Kairo: Dar al-Fikr al-Arabi.

Asiva Noor Rachmayani. (2015). Pendidikan anak dalam Islam. 6.

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

Fanny Iffah Zunnurrain. (2021). Konsep pendidikan karakter dalam teori tripusat pendidikan Ki Hajar Dewantara dan relevansinya dengan pendidikan akhlak. Digital Repository UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, 28–29.

Fathoni, A. (2019). Peran guru PAI dalam membentuk akhlak mulia siswa di MTs Al-Falah Jakarta Timur.

Fauziah, R. S. P., Maryani, N., & Wulandari, R. W. (2021). Penguatan pendidikan karakter melalui budaya sekolah. Tadbir Muwahhid, 5(1), 91–102. https://doi.org/10.30997/jtm.v5i1.3512

Hasanah, A., Arifin, B. S., Daryaman, D., Firdaus, J., & Kameswara, D. (2021). Landasan teori pendidikan karakter berbasis pendidikan agama Islam. Bestari: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 18(1), 31–42. https://doi.org/10.36667/bestari.v18i1.637

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muslich, M. (2018). Pendidikan karakter: Menjawab tantangan krisis multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.

Najili, H., Juhana, H., Hasanah, A., & Arifin, B. S. (2022). Landasan teori pendidikan karakter. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(7), 2099–2107. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i7.675

Nasution, S., & Rasyid, M. (2020). Pembelajaran kontekstual dalam pendidikan agama Islam. Jurnal Tarbiyah, 27(2), 113–125.

Penelitian, M., & Islam, P. (n.d.). Metodologi penelitian pendidikan Islam.

Rahman, A. (2022). Integrasi teknologi digital dalam pembelajaran PAI: Tantangan dan peluang. Jurnal Pendidikan Islam, 8(3), 255–267.

Silkyanti, F. (2019). Analisis peran budaya sekolah religius dalam pembentukan karakter siswa. Indonesian Values and Character Education Journal, 2(1), 36–48. https://doi.org/10.23887/ivcej.v2i1.17941

Downloads

Published

2025-11-23